Cara Merawat Rambut Dengan Keramas, Seberapa Sering Harus Kita Lakukan?

0
12
cara merawat rambut
cara merawat rambut

Mungkin sebagian dari kita pernah menanyakan, cara merawat rambut sehat dengan cara keramas, agar rambut nampak sehat, sebaiknya seberapa sering harus dilakukan? Jawaban dari pertanyaan ini tidak bisa langsung dikatakan dengan pasti. Hal ini harus memperhatikan produk shampo yang digunakan, dan frekuensi melakukan keramas.

Bagaimana shampo bekerja?

Penggunaan shampo dimaksudkan untuk menangkap minyak ada di rambut dan kulit kepala. Sehingga, jika Anda terlalu sering melakukan keramas, misalkan saja frekuensi keramas Anda dilakukan setiap satu hari satu kali, hal ini akan berdampak pada rambut menjadi kering. Hal lain yang terjadi adalah, rambut menjadi rusak dan patah-patah.

Rambut sebenarnya memproduksi minyak alami atau yang sering disebut dengan sebum. Saat Anda menggunakan shampo pada kepala Anda, bukan hanya akan mampu menarik kotoran, sisa-sisa produk yang berlebihan, tetapi juga membuat sebum ini menghilang. Padahal, sebum memiliki fungsi yang juga baik untuk kulit kepala. Beberapa manfaatnya, yaitu:

  1. Mencegah kadar air terlalu banyak menguap dari kulit kepala, dan menjaga agar kadar air tidak terlalu banyak masuk ke dalam kepala
  2. Berfungsi untuk menjaga kulit agar terlindung dari infeksi bakteri dan jamur
  3. Memberikan kelembapan alami pada rambut atau sebagai conditioner alami
  4. Memberikan kilau dan kelembutan alami pada rambut
  5. Menjadi lapisan pelindung rambut

Dengan sering tergerusnya sebum di rambut akibat dari penggunaan shampo, hal ini menyebabkan tidak adanya proteksi dari rambut itu sendiri, sehingga mudah untuk menjadi rusak. Karena itu, banyak yang menganjurkan, agar jangan melakukan keramas setiap hari. Keramas yang paling baik dilakukan setidaknya, 3 kali dalam seminggu.

Menentukan Intensitas frekuensi keramas

Seperti yang telah dikatakan di atas, cara merawat rambut dengan cara keramas sebaiknya dilakukan sebanyak  kali dalam seminggu. Namun, kondisi rambut dan kulit kepala yang berbeda-beda, bisa jadi perlakuannya pun berbeda. Ada rambut yang biasa saja jika harus keramas setiap dua hari sekali, tetapi ada juga yang beberapa hari sekali. Tetapi ada juga kondisi rambut yang mudah bau dan lepek, jika dalam sehari tidak mencuci rambut.

Faktor yang sangat mempengaruhi intensitas seringnya kita mencuci rambut, biasa berdasarkan jenis rambut, ketebalan rambut, jenis kulit kepala, dan penataan rambut. Jadi, semua kembali lagi ke masing-masing individu untuk mengenali rambutnya. Semoga bermanfaat.